Sahabat =)

Wednesday, 20 February 2013

Ya Hanana

Assalamualaikum and Bismillahirrahmanirrahim, by the name of Allah the most Gracious and Merciful God, today i would like to share with all readers about one of the best culture of Muslim people all over the world to greet their prophet Muhammad p.b.u.h which is Qasidah.

Now, Ya Hanana is the one of famous Qasidah which mean "betapa beruntungnya kami". This Qasidah is very popular among muslim all over the world. Lets look at the lyric and understand the beautiful meaning of this greeting.

YaHanana
Zhoharoddinul mu’ayyad bizuhurin Nabi Ahmad… 2x
Yahanana bi Muhammad..
Dzalikal fadhlu minallah…
Yahanana… 8x
Khusso bissab’il ma tsaani
Wahawaa luthfal ma’aani
maa lahu fil kholqi tsaani
wa ‘alaihi anzalallah
Yahanana..
Min makkatin lamma zhohar
Liajlihin syaqqol qomar
Waftakhorot aalu mudhor
Bihi ‘alaa kullil anam

Yahanana…
Athyabunna sikholqon
Wa ajallunnasi kholqon
Dzikruhu ghorban wa syarqon
Sa ‘iru walhamdulillah
Yahanana…
Shollu ‘ala khoiril anam
Almushthofaa badrittamam
Shollu ‘alaihi wasallimmu
Yasy fa’ lana yaumazziham
Yahanana…
==============================
” Betapa Beruntungnya Kami “

Telah muncul agama yang didukung,
Telah muncul agama yang didukung dengan munculnya sang Nabi Ahmad,
Betapa beruntungnya kami dengan Muhammad (Saw),
itulah anugerah dari Allah.

Betapa beruntungnya kami,

Diistimewakan dengan as-Sab’ul Matsany (al-Fatihah),
penghimpun rahasia setiap makna, tak ada yang senilai dengannya,
dan Allah mewahyukannya kepadanya (Muhammad SAW),

Betapa beruntungnya kami,

Ketika di Makkah bulan tampak terbelah deminya (Muhammad SAW),
lalu kabilah Mudhar (kabilah Muhammad SAW) menjdai dibanggakan di atas seluruh manusia.

Betapa beruntungnya kami,

Beliau adalah manusia yang terbaik ciptaanNya, dan teragung akhlaknya,
Semua mengelu-elukannya di barat dan di timur.
Segala puji bagi Allah,

Betapa beruntungnya kami,

Bershalawatlah kepada sebaik-baik manusia, yang terpilih,

Sang bulan purnama,
Bershalawatlah dan sampaikan salam kepadanya,
kelak ia akan memberi syafaat kita di hari kebangkitan.


Pujian dan sanjungan seperti ini seharusnya kita praktikkan dalam kehidupan seharian kita, kerana Nabi pernah bersabda bahawa mereka yang dekat dengan aku pasti peroleh syafaat ku di akhirat kelak, sahabat bertanya bagaimana caranya untuk dekat dengan mu, maka rasul menjawab, mereka yang banyak berselawat dan memujiku.

Semoga entri kali ini amat bermanfaat untuk kita semua.
Assalamualaikum

No comments:

Post a Comment